is it serendipity??

Posted On April 1, 2008

Disimpan dalam Goresan

Comments Dropped leave a response

1432277632_d09112d4ee_m4.jpg


Tidak terasa sudah hampir 5 bulan saya bekerja, tepatnya dua hari lagi dari sekarang. Peluang di medio 5 bulan lalu itu saya dapatkan dengan tiba-tiba saat saya sudah lelah menjadi jobseeker dan tidak berminat lagi mencari pekerjaan. Saat itu, saya memang bukan seorang unemployment tulen mengingat status saya masih seorang mahasiswa. Jadwal kuliah saya selalu malam. Siang harinya tidak ada kegiatan. Hence, saya mencoba untuk memanfaatkan waktu luang saya di siang hari.Tepatnya di bulan puasa. Ketika hamba-hambanya berada dalam keadaan lapar di suasana yang sangat panas, sampai membuat nyeri di kulit dan berjuang mati-matian menahan godaan, saya bersama teman saya yang sekarang kerja di kantor yang sama pula, bersemangat baja mengirimkan application letter ke beberapa perusahaan yang bisa kami jangkau secara door to door. Tidak ada tendensi apa-apa, yang penting berikhtiar seoptimal mungkin. Ada beberapa panggilan yang sempat mampir, namun mungkin mereka bukan yang terbaik. Ditolak dan menolak. Ya, waktu itu saya sempat menolak pekerjaan. Mungkin terkesan sombong, tapi ada beberapa pertimbangan yang lebih penting bagi saya daripada pekerjaan itu. Saya kuliah sambil bekerja, bukan sebaliknya. Jadi sebisa mungkin, pekerjaan saya nanti tidak mengganggu kuliah saya.Kembali ke peluang tadi, tiba-tiba saya mau nama saya masuk dalam daftar calon-calon karyawan proyek yang didanai WB itu. Entah karena ajakan atau hanya sekedar coba-coba. Mungkin lebih ke alasan yang terakhir. Lagi-lagi tidak ada tendensi sama sekali. Dua hari kemudian, briefing pun dilakukan. Yang paling menarik perhatian saya adalah penjelasan mengenai tes yang akan dilakukan. Membuat sistem anggaran fakultas yang ditunjuk, satu orang satu fakultas. Sepulang dari briefing itu, saya malah tidak bisa berfikir apa-apa. Sisi negatif dan positif itu saling berbicara, lama. Tapi lagi-lagi waktu mendeathline saya. Finally, i accepted that challenge. Saya tidak mau menjadi orang yang kalah sebelum berperang. Alhamdulillah saya kebagian di fakultas yang selama ini saya idam-idamkan, so sekalian bisa menjalankan misi pribadi :)

Di hari H itu, hampir tidak ada istirahat sama sekali. Saya seperti dikejar-kejar waktu. An unusual day bagi saya. I juz done what i can be done. Ada kesan tersendiri ketika saya mewawancarai Kepala Bagian Keuangan di fakultas yang ditugasakan.

Laporan yang saya buat pun diterima, padahal menurut saya laporan itu jauh dari benar :) dan sampai sekarang saya masih bekerja di proyek ini. Bertemu dengan orang-orang cerdas setiap hari dan memiliki dedikasi serta loyalitas yang tinggi. Semoga assessment ini tidak salah.

Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan dari kalian.

Respond now.