April 14, 2008
Disimpan dalam Goresan
2 responses
Takdir ibarat akar pohon kelapa akarnya menyebar ke sekeliling pohon tapi panjangnya sama Kita punya banyak takdir yang ujungnya berbeda-beda tapi waktu untuk sampai ke ujung takdir itu sama. Ujung akar itu adalah nasib Jadi jika kita sudah memilih untuk menjalani salah satu takdir maka kita akan menerima nasib yang ada di ujung takdir itu Untuk itulah kita diberi hati dan akal yang digunakan untuk menentukan ujung akar yang bagus tadi. Benar jika kita bilang nasib sudah ditentukan oleh Tuhan tapi kita diberi pilihan takdir-takdir yang belum menjadi nasib Jadi kitalah sebenarnya yang punya andil besar dalam menentukan nasib kita. Lalu bagaimana jika sudah terlanjur….??? Bisa dirubah karena buah kelapa yang sudah jatuh dari pohon bisa jadi pohon lagi Dimana kelapa itu tumbuh, akan ada akar-akar lagi yang menjalar Kita harus bisa belajar untuk lebih bisa memanfaatkan anugerah hati dan pikiran yang diberikan oleh Tuhan untuk memilih akar takdir yang berujung pada nasib yang baik. Tuhan akan selalu memberi kesempatan
just mlampah2…
Koq ga di update yah…
bahkan daun kering kalau belum saatnya jatuh ke tanah akan tersangkut oleh jaring laba-laba, seperti kematian meskipun kita sedang tidur kita bisa pergi ke luar dunia,… so…met kenal…
Name (required)
E-mail (will not be published) (required)
Website
Notify me of follow-up comments via email.
just mlampah2…
Koq ga di update yah…
bahkan daun kering kalau belum saatnya jatuh ke tanah akan tersangkut oleh jaring laba-laba, seperti kematian meskipun kita sedang tidur kita bisa pergi ke luar dunia,…
so…met kenal…