dalam Diam…
bersama senja yang belajar berjalan
menapak sedikit
menyapa pohon rambutan
kulihat ia mulai bosan
mendengar kilau mataku
’bout man I guess
tentang seorang pria
dia ada
hijau diantara yang terhijau
sebuah isi tanpa meninggalkan sebuah gaya
sebuah pribadi yang melengkapi isi dunia
tentang perasaannya
jika dia benar
semoga perasaan itu terbangun dari keyakinan yang berangkat siang dan malam
menyusun tangga-tangga menuju surga
untuk dapat belajar mengajar (Baca Terusannya)
Anak2 Lebanon
Beribu tanya di otak putihnya
Mengapa kau sakiti kami
Kini aku tak sekolah lagi
Ayahkupun pergi tak kembali
Ia bilang perang untuk pulang
KeharibaanNYA tanpa lapar
Hanya iman ajaran ibukulah
Aku tetap bertahan
dari Bunker2 Itu
Dari bunker-bunker itu
Tampak sepasang mata mengintip
Adakah negriku telah tenang
Terdengar tangisan bunda meratap
Kening rata dengan tanah
Luh meluncur hapuskan neraka
Dari bunker-bunker itu
Dua boal mata berkedip
Apakah bintang masih ada di langit yang sama?
April 9, 2008

Maret 26, 2008
Maret 4, 2008